Skip to content

Strategi Update & Keamanan WordPress

Challenge: Punya Rencana Update

Video ini bukan soal coding — ini soal big picture memelihara website WordPress live.

Fakta Penting

  • WordPress sangat amanselama terus di-update
  • WordPress yang outdated = hampir 100% pasti akan di-hack
  • Bukan pertanyaan "apakah" tapi "kapan" di-hack
  • WordPress menguasai ~28% seluruh web → target utama hacker
  • Source code open-source → dipelajari 24/7 oleh developer baik DAN hacker

Dua Strategi Update

Plan A: Auto Update (Direkomendasikan 99% Kasus)

AspekDetail
Cara kerjaBiarkan WordPress auto-update di server live
Risiko update merusak fitur~1-10%
Risiko di-hack jika outdated~99-100%
Direkomendasikan olehInstruktur DAN dokumentasi resmi WordPress
Cocok untukHampir semua proyek

Default WordPress:

  • Minor updates → otomatis
  • Major updates → perlu klik manual di dashboard

Opsional — enable auto major updates (kontroversial):

php
// Tambahkan di wp-config.php atau functions.php
define('WP_AUTO_UPDATE_CORE', true);

Plan B: Manual Update (Hanya untuk Kasus Khusus)

AspekDetail
Cara kerjaDisable auto-update, test dulu di local, lalu push manual
SyaratBudget besar + ada dedicated person yang selalu on-top
RisikoJika telat update sehari/seminggu → sangat tinggi chance di-hack
DirekomendasikanHanya jika punya tim maintenance yang sangat responsif

Peringatan: WordPress resmi sangat melarang disable auto-update. Bahkan jika website outdated hanya 1 hari, risiko hack sudah sangat tinggi.

Analisis Risiko

SkenarioRisiko
Auto-update aktif, fitur rusak1-10% — bisa diperbaiki dalam 1-2 hari
Auto-update mati, lupa update 1 minggu99-100% — website di-hack, malware, data breach
Website rusak sementaraReputasi sedikit terganggu
Website di-hackBrand image hancur, kehilangan kepercayaan user

Struktur Git Berdasarkan Update Plan

Plan A (Auto-Update) — Git Hanya untuk Theme

git-repo/
└── wp-content/
    └── themes/
        └── your-theme/     ← Hanya ini di version control

Alasan: File WordPress system (wp-admin, wp-includes) di-maintain otomatis oleh server. Tidak perlu masuk Git.

Alternatif:

  • Seluruh WP installation di Git, tapi deploy tool hanya deploy folder tertentu (theme)
  • Atau exclude wp-admin dan wp-includes dari deployment

Plan B (Manual Update) — Git untuk Semua

git-repo/
├── wp-admin/
├── wp-includes/
├── wp-content/
│   ├── themes/
│   └── plugins/
├── wp-config.php
└── index.php

Kesimpulan

Tidak ada cara yang objektif benar atau salah — yang penting structure Git dan deploy tool sinkron dengan update plan yang dipilih.

Rekomendasi kuat: Gunakan Plan A (auto-update) kecuali ada alasan sangat kuat dan tim dedicated untuk Plan B.